Menyusun Ulasan Dari Buku Fiksi

Buku Fiksi

Judul Buku    : The Trials of Apollo #1 The Hidden Oracle
Penulis          : Rick Riordan
Penerbit        : Mizan Fantasi
Tahun Terbit : Maret 2017 (Cetakan kedua)

Sinopsis :

Apollo, sang dewa berbakat juga tampan yang berjaya saat di olympus kini menjadi manusia fana yang bernama Lester Papadopoulus yang lemah, melawan berandal pun dihajar habis-habisan dan ia ingin kembali menjadi wujud dewatanya. Namun, ia harus terikat dengan salah satu demigod yang bernama Meg. Meg membantu Apollo ke Camp Half-Blood untuk menjadi dewa kembali, dengan misi pertama merebut Oracle dari tangan Python yang bangkit saat perang besar yang terjadi melawan gaea. Ia menduduki kembali Oracle Delphi sehingga tak ada lagi ramalan yang didapat para demigod dan juga para demigod banyak yang menghilang. Namun, selama perjalanan merebut Oracle, Apollo dan Meg mengalami kesulitan dan banyak rintangan. Mereka melaluinya bersama hingga pada akhirnya berhasil merebut salah satu Oracle di dekat Camp Half-Blood. Namun, Apollo harus kehilangan Meg dan ia pun segera bertekad untuk menemukan Meg dibantu oleh Leo sang demigod yang hilang saat perang besar melawan gaia.


1. Buku berjudul The trials of apollo : #1 The hidden Oracle ini mengusung tema yang menarik dan unik yaitu mitologi yunani. Rick Riordan membuat spin-off  dari buku Percy Jackson, Heroes of Olympus dengan sudut pandang Apollo yang merupakan dewa yunani yang dihukum Zeus.

2. Pengarang mengembangkan latar cerita sangat rinci dan jelas, suasana dan tempat digambarkan sangat baik membuat seolah pembaca ikut ke dalam cerita.
3. Rick Riordan menggambarkan tokoh melalui perbuatan dan perilaku tokoh dan juga oleh tokoh lain melalui dialog.
4. Menarik dan membuat siapapun yang membaca ini mendapat kosa kata baru karena penulis memakai kata yang asing.
5. Ya, Rick Riordan memiliki kalimat magis yaitu humornya tanpa menghilangkan  dan dapat membuat seolah pembaca di dalam cerita.
6. Di buku Jelas Apollo. Bukan karena ia tokoh utama, melainkan ia mengalami perubahan di setiap bab. Meskipun tengil dan sok dewa tetapi pada akhirnya ia bisa menerima menjadi manusia fana (walapun tidak sepenuh hati.) Juga Apollo dibuat humor oleh penulis.

0 komentar:

Posting Komentar